Rapat Silaturahmi & Evaluasi Ekstrakurikuler MI Al Hudy
Dalam rangka meningkatkan kualitas kegiatan ekstrakurikuler dan mempererat tali silaturahmi, MI Al Hudy Denpasar menggelar rapat evaluasi program ekstrakurikuler. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh para guru pembina, wali murid, serta koordinator dari masing-masing ekstrakurikuler.
Rapat dipimpin langsung oleh koordinator ekstrakurikuler. Kepala Madrasah berhalangan hadir sehingga tidak menyampaikan sambutan.
📊 Data Ekstrakurikuler: Saat ini terdapat 13 ekstrakurikuler yang berjalan di MI Al Hudy, terdiri dari 1 ekstra wajib (Pramuka) dan 12 ekstra pilihan yang dapat dipilih sesuai minat dan bakat siswa. Dari jumlah tersebut, beberapa ekstra menunjukkan perkembangan pesat, sementara beberapa lainnya memerlukan evaluasi dan perbaikan.
Coding
Ekstrakurikuler coding mengalami penurunan minat yang cukup signifikan di semester 2. Berdasarkan diskusi dalam rapat, hal ini disebabkan karena kurangnya sosialisasi hasil belajar anak kepada orang tua dan masyarakat. Solusi yang ditawarkan: perlu diadakan pameran hasil karya coding siswa, serta sosialisasi ulang tentang manfaat coding untuk masa depan. Dengan menunjukkan hasil nyata, diharapkan ketertarikan siswa terhadap coding akan meningkat kembali.
Taekwondo
Untuk menjadi fighter yang tangguh, diperlukan latihan yang lebih intensif. Latihan di sekolah saja dirasa kurang cukup karena waktu yang terbatas. Rencana ke depan: pemindahan jadwal ekstra taekwondo agar tidak bertabrakan dengan kegiatan lain, serta menjajaki kemungkinan latihan tambahan di luar jam sekolah. Targetnya, atlet taekwondo MI Al Hudy bisa berprestasi di tingkat kota.
Hadrah
Ekstra hadrah memiliki kendala utama yaitu belum bisa mengikuti ajang perlombaan karena kurangnya kompetisi tingkat SD. Sebagian besar lomba hadrah diperuntukkan untuk tingkat umum atau dewasa. Solusi: menjalin kerjasama dengan madrasah lain untuk mengadakan lomba hadrah antar SD/MI, serta memanfaatkan momen-momen tertentu seperti peringatan hari besar Islam untuk unjuk kebolehan.
Bulu Tangkis
Latihan bulu tangkis dirasa kurang maksimal karena hanya dilakukan sekali dalam seminggu. Dalam rapat disepakati untuk menambah frekuensi latihan menjadi dua kali seminggu, serta mengadakan sparing partner dengan sekolah lain untuk meningkatkan pengalaman bertanding siswa.
Silat
Sama seperti taekwondo, intensitas latihan silat masih kurang untuk mencapai target prestasi yang diinginkan. Rencana ke depan: penambahan jam latihan dan rekrutmen pelatih profesional yang berpengalaman di bidangnya.
Renang
Alhamdulillah, ekstra renang berjalan dengan baik dan lancar. Minat siswa tinggi dan tidak ada kendala signifikan. Prestasi pun mulai terlihat dengan beberapa siswa yang berhasil meraih juara di kejuaraan renang tingkat kecamatan. ✅
Mewarnai
Kendala utama pada ekstra mewarnai adalah kurangnya waktu pelaksanaan. Selain itu, tidak semua anak suka mewarnai; ada beberapa yang lebih suka menggambar bebas. Solusi: perlu variasi kegiatan dengan menambahkan sesi menggambar (drawing) selain mewarnai, serta menyesuaikan jadwal agar tidak bentrok dengan kegiatan lain.
Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, MI Al Hudy menyiapkan sejumlah program unggulan untuk semakin mengembangkan potensi siswa:
⚽ Sekolah Sepak Bola
Program khusus pembinaan sepak bola dengan pelatih profesional, bekerja sama dengan klub sepak bola lokal
🏀 Ekstra Bola Basket
Penambahan ekstrakurikuler baru untuk mengakomodasi minat siswa yang semakin tinggi terhadap olahraga basket
🔬 Program Pembinaan Sains
Pembinaan khusus mata pelajaran IPA dan Matematika secara terintegrasi, persiapan olimpiade sains
👥 Program Kesiswaan
Pengembangan soft skill, kepemimpinan, dan karakter siswa melalui pelatihan dan outbound
Salah satu keputusan penting dalam rapat ini adalah penguatan peran koordinator dari wali murid. Koordinator ini berfungsi sebagai jembatan komunikasi antara pihak madrasah dan orang tua. Dengan adanya koordinator, informasi tentang perkembangan ekstrakurikuler dapat tersampaikan dengan lebih cepat dan tepat. Selain itu, orang tua juga dapat menyampaikan aspirasi dan masukan secara lebih terstruktur.
"Kami berharap dengan adanya koordinator wali murid, partisipasi orang tua dalam kegiatan ekstrakurikuler semakin meningkat. Anak-anak butuh dukungan dari rumah, bukan hanya dari sekolah," ujar salah satu pengurus rapat.
"Ekstrakurikuler adalah wadah pengembangan bakat dan minat siswa. Evaluasi rutin perlu dilakukan agar program yang berjalan semakin berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan anak. Kolaborasi antara sekolah, guru, dan orang tua adalah kunci keberhasilan."
— Tim Pengembang Ekstrakurikuler MI Al Hudy
Rapat ditutup dengan doa bersama dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas ekstrakurikuler di MI Al Hudy. Semua pihak sepakat bahwa ekstrakurikuler bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga tentang membentuk karakter, kedisiplinan, dan kebersamaan siswa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar